Header dengan Waktu & Ikon
Logo Sekolah

MAN 3 Kota Tasikmalaya

Mencetak Generasi MANTAP (Mandiri, Taqwa dan BerPrestasi)

MAN 3 Kota Tasikmalaya Gelar Deklarasi Anti Bullying, Wujudkan Lingkungan Madrasah yang Aman dan Nyaman

Selasa, 3 November 2026 00:38 WIB Yakut 8 pembaca
MAN 3 Kota Tasikmalaya Gelar Deklarasi Anti Bullying, Wujudkan Lingkungan Madrasah yang Aman dan Nyaman

TASIKMALAYA - MAN 3 Kota Tasikmalaya mengadakan Deklarasi Anti Bullying pada Senin (02/11). Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dan bertempat di lingkungan MAN 3 Kota Tasikmalaya.

Deklarasi Anti Bullying menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan terbebas dari tindakan perundungan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh warga madrasah mengenai pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai.

Perundungan merupakan tindakan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kehidupan peserta didik, baik dalam hubungan sosial maupun proses pembelajaran. Oleh karena itu, pencegahan perundungan perlu dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi, kepedulian, serta pembentukan budaya positif di lingkungan madrasah.

Melalui deklarasi tersebut, MAN 3 Kota Tasikmalaya mendorong seluruh peserta didik untuk berani menolak segala bentuk perundungan. Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana madrasah yang kondusif.

Kegiatan Deklarasi Anti Bullying juga menjadi sarana untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Nilai empati, kepedulian, tanggung jawab, dan keberanian untuk menyampaikan ketika menemukan tindakan yang tidak sesuai menjadi bagian dari upaya pencegahan perundungan.

Madrasah memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik. Dengan adanya komitmen bersama, setiap siswa diharapkan dapat merasa aman untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi tanpa adanya tindakan yang merendahkan atau menyakiti.

Selain peserta didik, seluruh warga madrasah juga memiliki peran dalam menciptakan budaya anti bullying. Guru, tenaga kependidikan, organisasi siswa, dan seluruh unsur madrasah perlu membangun komunikasi serta kepedulian agar potensi perundungan dapat dicegah sejak dini.

Deklarasi Anti Bullying juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, baik di dalam kelas, lingkungan madrasah maupun dalam interaksi antarpeserta didik.

Wakil Kepala MAN 3 Kota Tasikmalaya Bidang Kesiswaan, Siti Sadiah, menyampaikan bahwa Deklarasi Anti Bullying merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai bahaya perundungan di lingkungan pendidikan.

*"Deklarasi Anti Bullying ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan MAN 3 Kota Tasikmalaya yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Kami ingin seluruh siswa memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang baik dan terbebas dari tindakan perundungan,"* ujarnya.

Siti Sadiah menegaskan bahwa pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah. Setiap peserta didik diharapkan mampu menjaga sikap dan membangun hubungan yang positif dengan teman-temannya.

*"Kami mengajak seluruh siswa untuk tidak melakukan bullying dalam bentuk apa pun, baik melalui ucapan, tindakan maupun perilaku yang dapat merugikan orang lain. Jika menemukan tindakan yang mengarah pada perundungan, jangan diam dan segera sampaikan kepada pihak yang dapat membantu,"* katanya.

Ia berharap Deklarasi Anti Bullying dapat menjadi awal dari terbentuknya budaya positif yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di MAN 3 Kota Tasikmalaya.

*"Saya berharap setelah deklarasi ini seluruh warga madrasah semakin peduli terhadap lingkungan sekitar, saling menghormati, dan bersama-sama mencegah terjadinya bullying. Mari kita wujudkan MAN 3 Kota Tasikmalaya sebagai tempat belajar yang aman, nyaman, ramah, dan mendukung setiap siswa untuk berkembang,"* harapnya.

Melalui Deklarasi Anti Bullying, MAN 3 Kota Tasikmalaya terus berupaya memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif. Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, empati, dan kepedulian terhadap sesama.

Komitmen anti bullying diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan madrasah. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, seluruh warga MAN 3 Kota Tasikmalaya dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar serta perkembangan karakter peserta didik.

Kontributor:Yakut
← Kembali ke Berita & Pengumuman