ASAT Hari Keenam MAN 3 Kota Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Lancar
Senin, 8 Juni 2026 11:36 WIB
Yakut
9 pembaca
TASIKMALAYA - MAN 3 Kota Tasikmalaya kembali melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025–2026 pada hari keenam, Jumat (05/06). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN 3 Kota Tasikmalaya ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi pembelajaran yang diikuti oleh seluruh peserta didik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
ASAT menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran. Melalui kegiatan ini, madrasah memperoleh gambaran mengenai hasil belajar siswa sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan mutu pendidikan.
Pada sesi pertama, peserta didik mengikuti asesmen mata pelajaran Bahasa Sunda yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB. Mata pelajaran ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.
Setelah sesi pertama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan asesmen mata pelajaran Geografi, Matematika Lanjut, dan Akuntansi yang berlangsung mulai pukul 09.15 hingga 10.45 WIB. Pelaksanaan ujian disesuaikan dengan program peminatan dan mata pelajaran yang diikuti oleh masing-masing peserta didik.
Mata pelajaran Geografi menguji kemampuan siswa dalam memahami fenomena geosfer dan hubungan antara manusia dengan lingkungan. Sementara itu, Matematika Lanjut menitikberatkan pada kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah yang lebih kompleks.
Di sisi lain, mata pelajaran Akuntansi menjadi sarana evaluasi bagi peserta didik dalam memahami konsep pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan keuangan sesuai dengan materi yang telah dipelajari selama proses pembelajaran berlangsung.
Selama pelaksanaan ASAT hari keenam, suasana di setiap ruang ujian berlangsung tertib dan kondusif. Peserta didik tampak mengikuti asesmen dengan penuh kesungguhan, sementara para pengawas menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia.
Panitia ASAT juga terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Koordinasi yang baik antara panitia, guru pengawas, dan tenaga kependidikan menjadi faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan asesmen.
Guru MAN 3 Kota Tasikmalaya sekaligus anggota panitia ASAT, Erlis, menyampaikan bahwa pelaksanaan ASAT hari keenam berlangsung sesuai jadwal dan menunjukkan tingkat kedisiplinan yang baik dari peserta didik.
*"Pelaksanaan ASAT pada hari keenam berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Peserta didik mengikuti setiap sesi ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Panitia bersama pengawas terus berupaya menjaga suasana yang nyaman sehingga siswa dapat mengerjakan soal dengan optimal,"* ujarnya.
Menurut Erlis, asesmen bukan hanya menjadi alat untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter peserta didik melalui penerapan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan selama mengikuti ujian.
*"ASAT merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karena tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga membentuk sikap dan karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta memiliki integritas yang baik,"* katanya.
Ia berharap seluruh peserta didik dapat menyelesaikan rangkaian asesmen dengan hasil yang memuaskan serta memperoleh manfaat dari proses evaluasi yang dilaksanakan.
*"Semoga seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap tahapan ASAT dengan baik, memperoleh hasil sesuai dengan usaha yang telah dilakukan, serta terus meningkatkan semangat belajar untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang,"* harapnya.
Pelaksanaan ASAT Tahun Pelajaran 2025–2026 di MAN 3 Kota Tasikmalaya diharapkan dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai capaian pembelajaran peserta didik. Hasil asesmen tersebut nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan program peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.